Hai gingsul J
Hai om ustadz J
Itu sedikit dari nama panggilan lucumu, apakah kau masih
ingat ? Aku menulis ini ditemani oleh 2 boneka pemberianmu, aku tersenyum saat
menulis ini karena dua bonekamu si teddy bear selalu tidak henti-hentinya
memberiku tulisan “ILOVEYOU” dan si boneka angry bird selalu menatapku dengan
penuh tatapan tajam yang membuatku tak sanggup menahan tatapannya, mengigatkan
ku dengn tatapanmu yang selalu sulit untuk aku tatap namun tatapan itu seperti
kemahakaryaan Tuhan yang selalui ingin kulihat secara diam-diam tanpa kau tau.
Aku yakin, tulisan ini tak akan kamu baca , namun jika kau
baca saja aku sudah sangat bersyukur walau tak kau baca sampai habis. Dirimu
seseorang yang pernah berjalan-jalan berkeliling di hati dan otakku. Dan
sekarang kau pun masih tidak segan-segan mengaduk-aduk perasaanku serta
membuatku seperti mengais-ngais rasa cintamu padaku. Ah lupakan tak penting
membahas perasaanku terlalu dalam, aku takut kau muak dan bosan. Atau paling
parahnya kau menganggap ini hanyalah omong kosongku belaka.
Aku hanya ingin bertanya padamu mungkin pertanyaan tak
penting tapi menurutku ini sesuatu sosok perhatianku padamu . Bagaimana dengan
kabarmu ? apa kau masih sehat dan rajin makan setelah sudah sekian lama aku tak
pernah mengirimimu pesan singkat untuk mengingatkanmu makan setiap hari ? Hal
sederhana saat tau dirimu sehat sekarang adalah kebahagiaan bagiku. Apa kamu
masih takut dengan makhluk Tuhan paling lucu yaitu kucing ? Apa kamu masih
tidak boleh makan ice cream ? Apa asmamu masih sering kambuh ? Apa kamu masih
selalu minum susu setiap hari ? Apa kamu masih mencintai teman-teman
Paskibrakamu? Dan pertanyaan terahirku,
apakah masih ada aku dicelah hatimu walau hanya sedikit lubang saja di situ ada
sosokku ? Jika sudah ada yang mengisi penuh hatimu aku tidak masalah justru aku
sangat senang mendengarnya , akhirnya setelah putus dari aku bertahun tahun
kamu masih bisa mengizinkan wanita lain mengisi hidupmu. Tapi tetap izinkan aku
selalu mengenangmu, mencintaimu walau akhirnya bukan kamu yang akan jadi pendamping
hidupku .
Oiya, aku heran kenapa sekian kita putus kamu tetap sendiri
dan menikmati kesendirianmu ? Tidak seperti aku yang terus mencari arti cinta
dan terus meloncat-loncatinya . Aku menyesal telah bersikap tak dewasa, hanya
pergi untuk mencari pelarian dari dirimu. Jujur selama ini hanya dirimulah yang
aku cinta aku terlalu bodoh mencari arti cinta yang aku inginkan ternyata ada
kamu yang pernah aku sia-siakan. Mungkin posisiku sekarang adalah karma bagiku
dan balasan bagiku saat kau pernah merasakan hal yang sama saat aku
menyia-nyiakanmu. Dan baru sekarang aku
mengatakan cintaku hanyalah kamu, bagaikan petir disiang bolong mungkin saat
aku katakan itu padamu. Namun kau hanya katakan “TERLAMBAT” yaa memang aku tau
kata-kata tersebut cocok untukku. Aku terlambat dan terlalu menyia-nyiakan kamu
yang sempat mencintaiku walau aku memang tak pernah tau perasaanmu dulu.
Setidaknya aku bahagia mendengar segala pernyataanmu yang bijak itu kepadaku,
aku bahagia bisa duduk disampingmu lagi saat itu, aku bahagia sekarang kamu
berubah menjadi pria dewasa tidak seperti dulu, aku bahagia saat aku menangis
kau mengelus rambutku penuh lembut saat itu :’)
Terimakasih selama ini kau telah menjadi pria terbaik di
hidupku selama ini. Pria yang selama ini aku kagum-kagumi dan aku cintai tanpa
alasan aku tetap mencintaimu walau takdir menolak kamu dan aku untuk menjadi
KITA.
LOVE
,
I’m
your loving
Tidak ada komentar:
Posting Komentar