Minggu, 02 September 2012

Surat Cinta Untuk Gingsul


Hai gingsul J
Hai om ustadz J

Itu sedikit dari nama panggilan lucumu, apakah kau masih ingat ? Aku menulis ini ditemani oleh 2 boneka pemberianmu, aku tersenyum saat menulis ini karena dua bonekamu si teddy bear selalu tidak henti-hentinya memberiku tulisan “ILOVEYOU” dan si boneka angry bird selalu menatapku dengan penuh tatapan tajam yang membuatku tak sanggup menahan tatapannya, mengigatkan ku dengn tatapanmu yang selalu sulit untuk aku tatap namun tatapan itu seperti kemahakaryaan Tuhan yang selalui ingin kulihat secara diam-diam tanpa kau tau.

Aku yakin, tulisan ini tak akan kamu baca , namun jika kau baca saja aku sudah sangat bersyukur walau tak kau baca sampai habis. Dirimu seseorang yang pernah berjalan-jalan berkeliling di hati dan otakku. Dan sekarang kau pun masih tidak segan-segan mengaduk-aduk perasaanku serta membuatku seperti mengais-ngais rasa cintamu padaku. Ah lupakan tak penting membahas perasaanku terlalu dalam, aku takut kau muak dan bosan. Atau paling parahnya kau menganggap ini hanyalah omong kosongku belaka.

Aku hanya ingin bertanya padamu mungkin pertanyaan tak penting tapi menurutku ini sesuatu sosok perhatianku padamu . Bagaimana dengan kabarmu ? apa kau masih sehat dan rajin makan setelah sudah sekian lama aku tak pernah mengirimimu pesan singkat untuk mengingatkanmu makan setiap hari ? Hal sederhana saat tau dirimu sehat sekarang adalah kebahagiaan bagiku. Apa kamu masih takut dengan makhluk Tuhan paling lucu yaitu kucing ? Apa kamu masih tidak boleh makan ice cream ? Apa asmamu masih sering kambuh ? Apa kamu masih selalu minum susu setiap hari ? Apa kamu masih mencintai teman-teman Paskibrakamu?  Dan pertanyaan terahirku, apakah masih ada aku dicelah hatimu walau hanya sedikit lubang saja di situ ada sosokku ? Jika sudah ada yang mengisi penuh hatimu aku tidak masalah justru aku sangat senang mendengarnya , akhirnya setelah putus dari aku bertahun tahun kamu masih bisa mengizinkan wanita lain mengisi hidupmu. Tapi tetap izinkan aku selalu mengenangmu, mencintaimu walau akhirnya bukan kamu yang akan jadi pendamping hidupku .

Oiya, aku heran kenapa sekian kita putus kamu tetap sendiri dan menikmati kesendirianmu ? Tidak seperti aku yang terus mencari arti cinta dan terus meloncat-loncatinya . Aku menyesal telah bersikap tak dewasa, hanya pergi untuk mencari pelarian dari dirimu. Jujur selama ini hanya dirimulah yang aku cinta aku terlalu bodoh mencari arti cinta yang aku inginkan ternyata ada kamu yang pernah aku sia-siakan. Mungkin posisiku sekarang adalah karma bagiku dan balasan bagiku saat kau pernah merasakan hal yang sama saat aku menyia-nyiakanmu.  Dan baru sekarang aku mengatakan cintaku hanyalah kamu, bagaikan petir disiang bolong mungkin saat aku katakan itu padamu. Namun kau hanya katakan “TERLAMBAT” yaa memang aku tau kata-kata tersebut cocok untukku. Aku terlambat dan terlalu menyia-nyiakan kamu yang sempat mencintaiku walau aku memang tak pernah tau perasaanmu dulu. Setidaknya aku bahagia mendengar segala pernyataanmu yang bijak itu kepadaku, aku bahagia bisa duduk disampingmu lagi saat itu, aku bahagia sekarang kamu berubah menjadi pria dewasa tidak seperti dulu, aku bahagia saat aku menangis kau mengelus rambutku penuh lembut saat itu :’)

Terimakasih selama ini kau telah menjadi pria terbaik di hidupku selama ini. Pria yang selama ini aku kagum-kagumi dan aku cintai tanpa alasan aku tetap mencintaimu walau takdir menolak kamu dan aku untuk menjadi KITA.
                                                                                                            LOVE ,
                                                                                                                                                I’m your loving 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar