Masalalu denganmu itu luka, perih, hitam, kelam,lebam.
Gelap,besar,dan selalu mengikuti bagai bayang bayang.
Semakin aku berlari jauh kau semakin dekat seolah tak mau
lepaskanku.
Yaa memang bayang bayang tentang masalalu denganmu sulit
pisah dengan tubuh ini.
Namun aku terdiam tak ingin menoleh bayangan
Karena apa ? karena aku ingin tau bayangmu akan memelukku
dari belakang atau hanya menikamku dengan belati penderitaan sakit hati ?
Yaa hanya kamu yang tau
Tolong jangan terbitkan fajar agar bayangan itu tak kembali
Rasanya aku ingin pergi
namun langkah bayangmu selalu melekat dan berlari mendekati
Sudahlah rasanya sia sia mengais masalalu yang aram ini ,
biarkanlah dia hilang dan karam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar